TEKNO BLOG - Pondasi adalah suatu bagian paling dasar dari konstruksi sebuah bangunan. Pondasi berfungsi untuk meneruskan beban dari bagian atas struktur ke lapisan paling bawah.
Dan ternyata pondasi itu tidak hanya terdiri dari satu jenis, banyak bentuk yang di sesuaikan dengan bangunan yang akan di bagun.
Tapi sebelum memilih pondasi yang di gunakan, baca juga artikel berikut: Berikut Hal-hal yang Harus di Perhatikan saat Membangun Pondasi
Pondasi Tapak
Pondasi ini biasanya dipakai untuk support titik beban tunggal pada sebuah bangunan. Pondasi ini dibanguna dalam bentuk bulat atau melingkar ada juga yang bentuknya kotak. Juga bisa tuh dibangun bertingkat untuk menopang berat.
Pondasi Memanjang
Atau biasa di sebut strip foundations, biasa dipakai untuk bangunan dengan beban memanjang. Pondasi ini bentuknya seperti kolom memanjang berbentuk trapesium atau persegi. Dan biasa digunakan dengan campuran pecahan batu, batu kali, dan cor beton tanpa tulang.
Pondasi Rakit
Nama lainnya raft foundations. Digunakan untuk menampung beban di area yang luas suapay lebih menyebar. Pondasi ini disusun dari plat beton besar dengan jalur kolom-kolom bergaris sesuai permukaan tanah. Dan terdiri dari pelat beton bertulang.
Pondasi sumuran
Atau cyclop beton. Bentuknya tuh bulat yang menggunakan beton dengan lebar 60-80 cm pada kedalaman 1-2 meter di dalam tanah. Pondasi ini nantinya diisi coran beton yang dicampur dengan batu kali dengan tambahan elemen pembesian di atasnya. Biasanya sih dipakai untuk tanah yang tak stabil
Pondasi Umpak
Pondasi ini bisa tahan terhadap goncangan nih. soalnya dapat membantu menyelaraskan bangunan dengan goncangan, sehingga tiang bangunan tidak akan patah meskipun ada gempa. Pondasi ini diletakkan di atas permukaan tanah yang dipadatkan dengan batu kali dan sloof sebagai pengikatnya.
Pondasi Plat Beton Lajur
Pondasi ini digunakan untuk support sederet kolom pada bangunan. Pondasi ini memiliki kekuatan yang bisa diandalkan, dibanding pondasi rumah jenis batu belah, baik sebagai penopang beban vertikal maupun horizontal, misalnya gempa bumi, angin, atau ledakan.
Pondasi Strauss Pile
Pondasi ini masuk dalam kategori dangkal. Biasanya sih digunakan untuk bangunan yang bebannya tidak terlalu berat. Dibuat dengan cara mengebor dan menggali tanah secara manual. Menggunakan alat bor auger manual yang dibantu pengoperasiannya oleh manusia. Kekurangannya yaitu batas kedalaman serta diameternya.
Pondasi tiang pancang
Pondasi ini hampir sama seperti pondasi bore pile. hanya pondasi ini terbuat dari beton jadi tinggal ditancapkan aja ke dalam tanah. Biasanya pondasi ini digunakan pada tanah yang kondisinya lembek, tanah berawa, dan tanah yang memiliki kandungan air tinggi.
Pondasi Piers
Pondasi ini dibuatnya dengan memasang struktur pondasinya ke dalam galian tanah. Fungsinya untuk meneruskan beban berat struktural pada suatu bangunan. Pondasi ini terbuat dari beton pre-cast. Enaknya pondasi ini biayanya yang jauh lebih murah dibandingkan memasang jenis pondasi terusan.
Pondasi Caissons
Biasanya sih disebut dengan pondasi Bor Pile. Pondasi ini dibangun di kedalaman permukaan tanah yang dibutuhkan dengan melalui pengeboran atau pengerukan tanah. Habis itu di cor melalui lobang galian yang sudah dibor. Keunggulannya dapat menahan beban struktur dalam melawan gaya angkat.
***
Itu dia, jenis-jenis pondasi yang ada dan di kenal. Semoga bermanfaat.
Salam
Posting Komentar untuk "Menganal 10 Jenis Pondasi yang Ada"