Mengenal Gurun dan Jenisnya
BLOG TEKNO - Jika kita membayangkan sebuah gurun, pasti yang masuk di bayangan kita itu nggk jauh dari panas, gersang, kering dan berpasir. Padahal tidak semua gurun panas, ada juga beberapa gurun yang sangat dingin, seperti gurun Gobi di Asia yang dapat mencapai suhu 12 derajat Celcius pada musim dingin.
Gurun Sahara menutupi daerah seluas 9 juta kilometer persegi. Pada Jaman Es kira-kira 10.000 tahun yang lalu, Gurun Sahara sebenarnya beriklim basah dan daerahnya ditutupi dengan padang rumput dan hutan. Tapi saat Zaman Es berakhir sekitar 6.000 tahun yang lalu, iklim di Afrika menjadi kering maka perlahan terbentuk Gurun Sahara.
![]() |
| Gurun Gobi |
Penjelasan tentang Gurun dan Jenisnya
Terbentuknya Gurun
Secara geografis gurun terletak di kedua sisi garis Khatulistiwa bumi, baik utara dan selatan. Di daerah yang dikenal sebagai daerah tropis. Udara hangat mengalir dari Khatulistiwa ke daerah Tropis. Saat sampai di daerah tropis, udara akan naik dan mendingin. Saat dingin, udara melepaskan kelembabannya dam turunlah hujan.
Pada saat udara dingin ini mencapai daerah Tropis, udara mulai turun ke arah tanah dan memanas lagi. Udara panas ini menyerap semua kelembaban dari tanah yang di laluinya, sehingga menjadi kering dan terjadilah Gurun kering.
Selain itu, kebanyakan, pembentukan permukaan gurun disebabkan oleh air. Hujan yang turun di daerah gurun biasanya sangat deras, sehingga tanah yang kering dan keras tidak bisa menyerap air. Air tersebut terus mengalir deras menuruni lereng, menjadi banjir.
Air tersebut memahat lereng lembah curam yang dikenal dengan nama "Wadis". Batu-batuan raksasa dan batu kali hanyut dari lembah ke dataran gurun. Batuan yang berada dipermukaan gurun terkena panas di siang hari dan malam hari menjadi dingin. Pemanasan dan pendinginan ini lama kelamaan akan merapuhkan batu dan akhirnya pecah menjadi pasir-pasir.
Jenis-jenis Gurun
Gurun Panas
Gurun Sahara yang terletak di Afrika, adalah salah satu gurun terbesar dan terpanas di dunia. Suhunya bisa mencapai 58 derajat Celcius. Terbentang dari bagian utara Afrika dan Samudera Atantik di barat hingga laut Merah di timur.
![]() |
| Gurun Sahara |
Gurun Sahara menutupi daerah seluas 9 juta kilometer persegi. Pada Jaman Es kira-kira 10.000 tahun yang lalu, Gurun Sahara sebenarnya beriklim basah dan daerahnya ditutupi dengan padang rumput dan hutan. Tapi saat Zaman Es berakhir sekitar 6.000 tahun yang lalu, iklim di Afrika menjadi kering maka perlahan terbentuk Gurun Sahara.
Keadaan tanah Sahara sangat bervariasi. Ditengahnya, menjulang tinggi pegunungan
"Ahaggar". Pada bagian timur laut, terbentang dataran tinggi berbatu yang dikenal dengan nama "Tassili". Di utara dan barat Sahara, ada lautan pasir luas yang disebut "Erg". Di gurun Sahara juga terdapat daerah-daerah subur yang dikenal dengan nama "Oasis". Oasis terbentuk di daerah yang di aliri sungai permanen. Saat ini diketahui Gurun Sahara memiliki sekitar 90 Oasis besar.
Gurun Dingin
Gurun dingin terdapat di daerah kutub dan di pegunungan yang tanahnya membeku, dengan air yang berjumlah sedikit.
Antartika adalah daerah terdingin dan penuh dengan es. Lapisan es raksasa setebal 2.200 m, menutupi 98% benua ini. Sebagian besar benua ini adalah gurun kutub.
![]() |
| Gurun Kutub di Antartika |
Antartika adalah daerah terdingin dan penuh dengan es. Lapisan es raksasa setebal 2.200 m, menutupi 98% benua ini. Sebagian besar benua ini adalah gurun kutub.
Hujan turun setiap tahun dalam bentuk salju dan kristal es, dengan curah hanya sebesar 5 cm.
Suhu udaranya jarang mencapai 0 derajat C. Denagn suhu rata-rata adalah suhu mines, -89 derajat Celcius. Di daerah sedingin Antartika masih di temui tumbuhan kecil yang dapat hidup di daerah tersebut., seperti alga yang tumbuh di es dan salju.
***
Semoga artikel kali ini bermanfaat, jangan lupa subscirbe di kolom yang di sediakan agar selalu menerima update info terbaru dari kami.
Salam



Posting Komentar untuk "Mengenal Gurun dan Jenisnya"